Wali Kota Makassar Apresiasi Inovasi Anak Muda Sulap Sampah

oleh -512 Dilihat
oleh

Wali Kota Makassar Apresiasi Inovasi Anak Muda Sulap Sampah Plastik Jadi BBM

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung karya inovatif di Jalan Labu Lorong, Kecamatan Bontoala yang mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM). Inovasi ini digagas oleh sejumlah anak muda lokal sebagai solusi nyata terhadap persoalan sampah plastik yang menjadi tantangan lingkungan di kota besar.

Pada kunjungan tersebut, Munafri menyaksikan proses pengolahan sampah plastik yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar. Sampah tersebut dilebur menggunakan instalasi sederhana berbasis drum besi, kemudian dimasak selama dua sampai tiga jam hingga menghasilkan cairan yang kemudian disuling menjadi BBM. Bahkan, sekitar 10 kilogram sampah plastik bisa menghasilkan sekitar satu liter bahan bakar, setara dengan solar atau bensin premium setelah melalui tahapan penyulingan.

Kolaborasi Pemerintah dan Generasi Muda

Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menyatakan bahwa inovasi seperti ini merupakan contoh kreativitas dan kepedulian generasi muda terhadap masalah lingkungan. Menurutnya, solusi atas persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat dan partisipasi komunitas lokal. Pendekatan seperti ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan dan berbasis komunitas.

Munafri juga menegaskan bahwa pemerintah kota membuka ruang kolaborasi bagi para inovator lokal. Bentuk dukungan yang diberikan bisa berupa pendampingan teknis, penguatan kelembagaan, hingga akses kemitraan agar inovasi tersebut bisa dikembangkan lebih luas lagi. Ia berharap bahwa teknologi sederhana ini dapat direplikasi di wilayah lain di Makassar untuk membantu mengurangi pencemaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.

Manfaat Lingkungan dan Sosial

Selain memberi dampak langsung terhadap pengurangan volume sampah plastik, inovasi ini juga dipandang memiliki nilai tambah ekonomi dan manfaat sosial bagi warga setempat. Dengan kemampuan memanfaatkan limbah plastik yang selama ini menjadi masalah besar, inovasi ini menjadi contoh nyata bahwa masalah lingkungan bisa dijawab dengan kreativitas dan kerja komunitas. Penggagasnya pun menyatakan bahwa keberhasilan ini bisa menjadi inspirasi bagi strategi pengelolaan limbah yang lebih luas di masa depan.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.