Laporan Solok – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah secara resmi melepas sekitar 400 peserta program balik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan dari Kota Padang. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung kelancaran arus balik Lebaran serta mengurangi kepadatan lalu lintas.
Kegiatan pelepasan berlangsung dengan penuh antusias, di mana para peserta yang didominasi perantau terlihat siap kembali ke kota perantauan masing-masing setelah merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman.
Program untuk Ringankan Beban Masyarakat
Program balik gratis ini bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah, agar dapat kembali ke tempat kerja dengan aman dan tanpa terbebani biaya transportasi.
Mahyeldi menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Perhubungan atas terselenggaranya program tersebut, yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Program ini sangat membantu masyarakat dan juga berdampak pada pengurangan kepadatan arus balik,” ujarnya.

Baca juga: Arus Balik Padang–Solok Padat, By Pass Salayo Macet Parah
Antisipasi Lonjakan Kendaraan Pribadi
Selain meringankan beban biaya, program ini juga diharapkan mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama arus balik. Dengan demikian, risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir.
Pemerintah terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum sebagai alternatif yang lebih aman dan efisien.
Peserta Antusias Ikuti Program
Para peserta program balik gratis mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas ini. Selain hemat biaya, mereka juga merasa lebih nyaman karena perjalanan telah difasilitasi dengan baik oleh pemerintah.
Sejumlah bus disiapkan untuk mengangkut peserta menuju berbagai kota tujuan, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.
Harapan Arus Balik Aman dan Lancar
Melalui program ini, pemerintah berharap arus balik Lebaran dapat berjalan lebih tertib, aman, dan lancar. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Mahyeldi juga mengimbau para peserta untuk menjaga keselamatan selama perjalanan dan mematuhi arahan petugas, agar dapat tiba di tujuan dengan selamat.





