, ,

Kelompok Separatis Yaman Tak Gentar Usai Serangan Arab Saudi

oleh -925 Dilihat
oleh

Kelompok Separatis Yaman Tak Gentar Usai Serangan Arab Saudi: “Kami Akan Terus Berjuang”

Laporan Solok – Kelompok Separatis Yaman yang beroperasi di wilayah selatan Yaman menegaskan bahwa mereka tidak gentar meskipun baru-baru ini mendapat serangan udara dari koalisi yang dipimpin Arab Saudi. Serangan tersebut merupakan bagian dari upaya militer Arab Saudi untuk menghentikan gerakan separatis yang dianggap sebagai ancaman terhadap kesatuan Yaman. Namun, kelompok tersebut menegaskan bahwa mereka akan tetap melanjutkan perjuangan mereka, yang mereka anggap sah dan adil.

Serangan udara yang dilancarkan oleh Arab Saudi pada minggu lalu ditujukan untuk melemahkan posisi Tentara Nasional Yaman yang didukung oleh separatis selatan dan kelompok pendukung pemerintah. Meskipun serangan ini menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah yang dikuasai separatis, kelompok yang dikenal dengan nama Pasukan Perlawanan Selatan itu bersumpah untuk tidak mundur.

Ketegangan Semakin Meningkat: Arab Saudi vs. Separatis Selatan

Arab Saudi yang selama ini terlibat dalam konflik Yaman sebagai bagian dari koalisi internasional telah mengarahkan sebagian besar serangannya pada kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran. Namun, pada beberapa titik, serangan juga dilakukan pada kelompok-kelompok lain, termasuk separatis selatan, yang kini menguasai beberapa bagian wilayah selatan Yaman, khususnya kota-kota utama seperti Aden dan Mukalla.

Kelompok separatis ini, yang sebagian besar terdiri dari bekas pejuang Yaman Selatan yang memisahkan diri pada masa lalu, ingin memperjuangkan kemerdekaan bagi wilayah selatan Yaman. Mereka menentang pemerintah yang berbasis di Sana’a dan yang didukung oleh Arab Saudi. Meski telah ada kesepakatan perdamaian yang ditandatangani di Riyadh pada 2019 antara kelompok separatis dan pemerintah Yaman, ketegangan tetap berlangsung. Kelompok separatis merasa bahwa kesepakatan tersebut tidak memenuhi janji-janji mereka terkait otonomi lebih besar untuk selatan Yaman.Koalisi Arab Saudi Gempur Yaman Usai Serangan Drone

Baca Juga: Suriah Akan Ganti Mata Uang per 1 Januari 2026 Hapus 2 Angka Nol

Pernyataan Kelompok Separatis: “Kami Tidak Takut”

Setelah serangan terbaru, komandan kelompok separatis yang dikenal dengan nama Dewan Transisi Selatan (STC) menyampaikan pernyataan tegas.

“Kami tidak akan mundur. Serangan ini hanya membuat kami semakin kuat”Kami berjuang untuk masa depan yang lebih baik untuk generasi kami,” tambahnya.

Latar Belakang Konflik: Yaman Selatan vs. Yaman Utara

 Setelah penggabungan kembali kedua wilayah tersebut, ketegangan tetap ada, terutama dalam hal otonomi daerah dan kontrol sumber daya.

Koalisi Arab Saudi: Menanggapi Tanggapan Separatis

Arab Saudi, yang terlibat dalam konflik Yaman dengan alasan mempertahankan kesatuan negara Yaman, menanggapi pernyataan kelompok separatis dengan tegas.

Dampak Konflik terhadap Rakyat Yaman

Para pejuang separatis menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak hanya untuk kemerdekaan tetapi juga untuk mengakhiri penderitaan rakyat Yaman Selatan. Mereka berjanji untuk terus melawan dengan cara apapun yang diperlukan.

Peran Internasional dan Masa Depan Yaman

Ke depan, masa depan Yaman tampaknya semakin sulit untuk diprediksi. PBB dan berbagai organisasi internasional terus mendorong dialog damai, tetapi jalan menuju perdamaian tampaknya penuh hambatan. Setiap serangan dan pernyataan yang terjadi hanya memperburuk ketegangan, sementara rakyat Yaman terus menanggung beban konflik yang tak berkesudahan.

Kesimpulan: Keteguhan Separatis Yaman dan Tantangan Koalisi

Meski menghadapi serangan dari koalisi Arab Saudi, kelompok separatis Yaman tetap teguh pada tujuan mereka untuk memperjuangkan kemerdekaan Yaman Selatan. Serangan militer yang dilancarkan oleh Arab Saudi belum mematahkan semangat mereka.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.